You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan Banjaroyo
Kalurahan Banjaroyo

Kap. Kalibawang, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat Datang Di Website Kalurahan Banjaroyo, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Merti Padukuhan Duren Sawit Mengusung Tema Manunggal Mbangun Katresnan Jati

Admin Kalurahan 10 September 2023 Dibaca 388 Kali
Merti Padukuhan Duren Sawit Mengusung Tema Manunggal Mbangun Katresnan Jati

Salam Budaya

Sabtu, 09 Sebtember 2023 warga Padukuhan Duren Sawit Kalurahan Banjaroyo Kapanewon Kalibawang mengadakan acara merti padukuhan. Acara yang kental dengan nuansa tradisional, sakral dan penuh filosofi budaya yang adiluhung mengusung tema Manunggal Mbangun Katresnan Jati. Anak-anak, karang taruna sampai dengan sesepuh padukuhan dan seluruh masyarakat antusias mengikuti setiap rangkaian acara merti padukuhan sesuai peran masing-masing.D

iawali dengan bersih makam pada hari Kamis 07 September 2023, dengan penuh semangat masyarakat bahu membahu membersihkan makam Padukuhan Duren Sawit sebagai wujud bakti dan hormat kepada leluhur dan para pendiri Padukuhan Duren Sawit, pada hari berikutnya diadakan kerja bakti lingkungan yang dilaksanakan serentak di setiap wilayah RT, warga membersihkan lingkungan dan sepanjang jalan yang menjadi tanggungjawab wilayah RT masing-masing. Acara merti padukuhan juga diisi dengan kegiatan membersihkan sumber mata air yang digunakan sebagai sumber air yang terus ada dan mengalir sampai saat ini meski musim kemarau. Ada tujuh sumber mata air yang sampai saat ini masih digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebagai bentuk rasa hormat kepada ibu pertiwi yang telah memberikan sumber air untuk kehidupan, maka puncak acara merti padukuhan dimulai dengan mengambil air dari tujuh sumber mata air dengan masih memakai ritual khusus oleh sesepuh padukuhan sebagai salah satu bentuk kearifan lokal dan rasa syukur atas air yang terus disediakan ibu pertiwi untuk warga Duren Sawit.

Pukul 18:30 WIB masyarakat Duren Sawit mulai mempersiapkan diri dengan berpakaian adat dan obor untuk mengikuti prosesi kirab gunungan yang sudah disiapkan oleh masing-masing RT. Adapun gunungan tersebut terdiri dari berbagai macam hasil bumi yang dimaksudkan sebagai puncak syukur masyarakat Duren Sawit atas segala berkat yang didapat dari hasil mengolah tanah dan bumi Duren Sawit.

Kesan sakral, khidmat serta guyup bersatu padu ketika kirab gunungan dimulai. Bentang jarak yang cukup jauh mulai dari sisi utara, selatan, barat padukuhan Duren Sawit tidak menyurutkan semangat warga untuk berjalan kaki mengikuti prosesi kirab sampai ditempat yang sudah ditentukan yaitu di halaman rumah Dukuh Duren Sawit, disitulah puncak acara dilaksanakan. Serah terima gunungan dilaksanakan oleh Kepala Bergodo Prajurit kepada Dukuh Duren Sawit.

Acara tersebut juga dihadiri Bapak Lurah Banjaroyo beserta jajarannya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas acara berlangsung khidmat.

Dalam sambutannya Lurah Banjaroyo menyampaikan beberapa pesan diantaranya yaitu Duren Sawit memiliki talenta-talenta luar biasa dibidang seni budaya dan sebagai wilayah dengan potensi kesenian yang cukup beragam supaya tetap dijaga serta dilestarikan, beliau juga menyampaikan kepada warga masyarakat untuk tetap bersatu, guyup rukun dan satu hati dalam merawat dan memajukan Duren Sawit dalam berbagai aspek.

Umbul donga, kembul bujana dan rebut gunungan menjadi acara selanjutnya yang secara berurutan berlangsung malam itu.

Dengan penuh suka cita dan syukur kepada ibu pertiwi seluruh rangakaian acara berjalan lancar aman tanpa ada kendala, ini sebagai bukti kesiapan warga Duren Sawit untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya adiluhung warisan nenek moyang.

Acara ditutup dengan penampilan kesenian lokal yang masih terus tumbuh dan berkembang di Duren Sawit ditengah modernisasi saat ini diantaranya, Kesenian Gejog Lesung, Kreasi Tari Bergodo, Tari Kreasi Anak, dan Pentas Seni Jatilan yang semuanya bernuansa tradisional.

Manunggal Mbangun Katresnan Jati benar-benar nampak dalam setiap rangkaian acara malam itu.s_riyanto

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image